Harum Kartini bagi Wanita Muslimah Sejati...
21
April 2014. Ramai orang-orang di sosial media mengungkapkan Selamat Hari
Kartini. Termasuk saya sendiri mengucapkan “Selamat Hari Kartini. Teruslah
berkarya wanita Indonesia.” Tradisi dari tahun ke tahun hampir di berbagai
sekolah maupun lembaga negara maupun swasta ikut merayakan Hari Kartini. Baju
kebaya dengan bawahan kain khas daerah menjadi pakaian wajib dalam perayaan Kartini
dan terkadang dijadikan sebagai ajang lomba busana. Tapi apakah mereka tahu apa
makna dari Hari Kartini yang dapat kita ambil dari penulis buku “Habis Gelap Terbitlah Terang” itu?
Sebelum membahas hal itu, ada
baiknya kita menganal sosok Kartini terlebih dahulu. Raden Ajeng Kartini yang
biasa dikenal R.A Kartini lahir di Jawa Tengah, 21 April 1889. Beliau adalah
sosok Putri Kebanggaan bangsa Indonesia. Beliaulah yang melahirkan teriakan “emansipasi wanita.” Wanita dalam sudut
pandang beliau bukanlah wanita yang hanya masak di dapur, mengurus anak, dan
bersolek tetapi wanita juga berhak belajar dan mendapatkan pendidikan tinggi
yang setara dengan kaum laki-laki pada umumnya.
Berkat perjuangan beliaulah,
Indonesia semakin banyak melahirkan generasi kartini-kartini yang
berintegritas. Wanita yang berbakat dalam bidang pendidikan, politik, seni,
kesehatan dan sebagainya. Termasuk wanita muslimah yang mendakwahkan dirinya
dalam kegiatan-kegiatan sosial dan pendidikan. Wanita muslimah adalah generasi
kartini yang berakhlak dan berkarakter. Wanita yang akan melahirkan
generasi-generasi Robbani. Generasi yang mendahulukan kepentingan Tuhan dan
Agama di atas apapun. Wanita yang selalu menyuarakan ayat-ayat ALLAH ketika
mereka berada dalam masyarakat.
Harum Kartini bagi Wanita Muslimah
adalah pemicu semangat wanita muslimah untuk terus bekembang dan berkarya.
Wanita muslimah terkenal kuat dan berpendirian teguh, yang tegas dan
berintegritas. Wanita muslimah selalu menebarkan keharuman bagi siapa saja yang
berdakwah. Tidak hanya harum di dunia tetapi juga di akhirat. Sebagai wanita
muslimah yang sejati, Semoga hati kita
terus dipenuhi ketaatan dan ketakutan kepada Allah SWT, yang selalu
mendahulukan kepentingan orang lain, yang terus menyebarkan kebaikan dimanapun
berada, dan senantiasa menjadi wanita yang sholehah. Aamiin ya robbal alamin
0 komentar